sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

kriminalitas

nasional

ekonomi

politik

peristiwa

Regional

Pendukung Ahok-Djarot Adu Mulut Dengan Ketua Bawaslu Saat Dilakukan Pemungutan Suara Ulang

Pemungutan suara ulang atau PSU di TPS nomor 1 Gambir Jakarta Pusat di warnai perdebatan saat sejumlah orang menganggap PSU tidak sah. PSU dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menerima rekomendasi dari Bawaslu terkait adanya penggunaan formulir C6 milik orang lain lebih dari satu warga. Pendukung pasangan calon nomor urut 2 ini protes kepada Ketua Badan Pengawasan Pemilu atau Bawaslu Provinsi DKI Jakarta di TPS 01 Gambir saat pemungutan suara ulang berlangsung pada Sabtu pagi.
Pendukung Ahok-Djarot Adu Mulut
Pendukung Ahok-Djarot Adu Mulut
Salah satu saksi pasangan Ahok-Djarot di TPS 01 memprotes pelaksanaan pemungutan suara ulang karena menilai rekomendasi Bawaslu terkait pelanggaran formulir C6 tidak melibatkan saksi pasangan calon mereka juga kecewa lantaran 2 orang yang diduga menggunakan C6 orang lain tidak di tangkap.

"Menurut mereka karena saksi mereka tidak dimintai keterangan tapi menurut Panwas kecamatan itu tidak boleh merekomendasikan sesuatu tanpa dia mendapatkan keterangan tapi yang bersangkutan sudah di panggil ya tapi tidak hadir sedangkan batas waktu rekomendasi pemungutan suara ulang ini paling lambat 2 hari setelah pungut hitung jadi kami tetap mengacu kepada peraturan KPU juga ya kami prinsipnya bahwa pemungutan suara ulang ini harus dilakukan sesuai dengan ketentuan. Pokoknya kalau keberatan semua keberatan yang terjadi di TPS ini di catatkan dalam form C2 KWK2 biar semua jelas" ujar Mimah Susanti Ketua Bawaslu DKI Jakarta.

Penggunaan formulir C6 milik orang lain oleh lebih dari 2 orang membuat komisi pemilihan umum Provinsi DKI Jakarta menggelar pemungutan suara ulang di 2 TPS yaitu di TPS 01 Gambir dan TPS 19 Pondok kelapa Jakarta Timur. Di TPS 01 Gambir angka partisipasi pemilih menurun drastis jika di bandingkan 19 April lalu.

Di gelar sejak Sabtu pagi pemungutan suara ulang di TPS 01 Gambir Jakarta Pusat di ikuti 234 pemilih dari total 629 warga yang tercatat dalam daftar pemilih atau sekitar 37,5%. Angka partisipasi turun jika di bandingkan dengan partisipasi pemilih yang mencapai 76% di TPS 01 Gambir pada 19 April lalu.

Pemungutan suara ulang ini dilakukan setelah panitia pengawas pemilu menemukan adanya 2 orang yang menggunakan formulir C milik orang lain pada saat pencoblosan 19 April. Persoalan ini merupakan permasalahan yang sama dengan latar belakang pemungutan suara ulang pada putaran pertama.

"Menurut ketentuan memang pemilih dalam DPT itu memberikan C6 untuk di sampaikan kepada KPPS lalu dalam surat edaran dan PKPU dinyatakan kalau C6nya sekalipun di bawa tapi di curigai atau di ragukan keberadaannya maka boleh menggunakan identitas lain memuat nama foto dan alamat" ucap Betty Epsilon Idroos Komisioner KPU DKI Jakarta.

Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti menyatakan pelanggaran C6 tidak hanya terjadi di 2 TPS saja melainkan di 9 TPS. Namun di 7 TPS lain hanya di temukan 1 orang saja yang menggunakan formulir C6 milik orang lain sehingga tidak perlu dilakukan pemungutan suara ulang melainkan hanya penyidikan pidana pemilu. Bawaslu mencatat pelanggaran Pilkada DKI tidak hanya terkait penyalah gunakan C6 saja, juga dugaan pelanggaran administrasi hingga dugaan pidana pemilu.

Pemungutan suara ulang juga dilakukan di TPS 19 Pondok Kelapa Duren Sawit, Pemungutan suara ulang dilakukan karena di temukan penyalah gunakan form C6 di TPS ini. Saat hari pencoblosan ada 2 warga yang menggunakan form C6 milik orang lain. Berdasarkan undang-undang tentang pilkada jika lebih dari 1 orang menggunakan form C6 milik orang lain maka harus di lakukan pemungutan suara ulang. Jumlah DPT di TPS 19 ini adalah sebanyak 661 orang di tambah 8 orang tambahan. Tingkat partisipasi pada hari pencoblosan 19 April kemarin mencapai 90% atau sebanyak 551 suara di mana suara pasangan Anies-Sandi menjadi juara di TPS ini dengan Perolehan 349 suara sedangkan Basuki-Djarot 209 suara dan 9 suara tidak sah.

Penghitungan suara ulang dilakukan di TPS 19 Pondok Kelapa kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Suara Anies-Sandi tetap unggul di TPS ini. Pada pemungutan suara ulang ini hasil perhitungan tidak mengalami perubahan pemenang di mana pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengungguli pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat dengan jumlah Perolehan suara sebesar 256 suara dari total suara yang sah sebesar 331 suara. Jumlah partisipasi kali ini sekitar 50% lebih rendah di bandingkan saat pencoblosan 19 April yang mencapai 90%. Menurut Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno yang meninjau lokasi ini rendahnya partisipasi di sebabkan oleh bertepatan dengan libur panjang.

Jelang Pilkada, Kapolri Larang Mobilisasi Massa Ke Jakarta

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengeluarkan maklumat kepada seluruh Kapolda untuk melarang massa datang ke Jakarta. Menurut Kapolri maklumat tersebut di keluarkan agar tidak ada pihak yang mengganggu kebebasan dalam memilih. Pernyataan tersebut di keluarkan usai bertemu Menko Polhukam dan sejumlah menteri terkait. Menurut Kapolri, pengerahan massa dari kedua pihak pasangan calon bisa mempengaruhi pemilih dan berpotensi menimbulkan keresahan. Kapolri bahkan memerintahkan untuk melakukan tindakan tegas jika massa tetap datang  ke tempat pemungutan suara.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Tito Karnavian mengeluarkan maklumat
"Kapolda saya sudah perintahkan membuat maklumat untuk melarang massa dari luar Jakarta masuk ke dalam Jakarta ya kalau untuk jalan-jalan ya tapi kalau dalam rangka apapun namanya datang ke TPS apalagi dalam jumlah besar itu membawa dampak intimidatif secara politis secara psikologis itu sudah kegiatan politik dan kita akan melakukan tindakan tegas dengan diskresi yang ada" ujar Jenderal Tito Karnavian Kapolri.

Ketua Majelis Ulama Indonesia MUI Ma'ruf Amin mendukung maklumat larangan mobilisasi massa tersebut, Ma'ruf Amin menghimbau kedua pasangan calon agar tetap menjaga situasi Jakarta. Ma'ruf berharap tidak ada intimidasi selama pelaksanaan Pilkada dan warga bisa memilih sesuai hati nurani.

"Saya kira bagus sih itu tidak ada mobilisasi massa semua itu berjalan saja dengan benar dan suasana supaya tetap kondusif di awasi oleh yang memiliki kompetensi lalu masyarakat ikut mengawasi saya kira tidak ada masalah ya yang tidak boleh mungkin mobilisasi massa besar-besaran dari pihak manapun" ucap Ma'ruf Amin Ketua MUI.

Sementara itu untuk mengantisipasi hal tersebut Polri mengerahkan 35 ribu personil dan di batu aparat TNI satu TPS minimal akan di jaga oleh satu Polisi dan satu aparat TNI.

Polri mengeluarkan maklumat larangan mobilisasi massa ke wilayah Jakarta di hari pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 19 April mendatang. Massa yang nekat memasuki wilayah Jakarta dan mengintimidasi pemilih secara fisik maupun psikologis terancam di pulangkan dan di jatuhkan sanksi pidana.

Mengantisipasi kedatangan massa Tamasya Al-Maidah pada hari pencoblosan 19 April nanti Polri mengeluarkan maklumat yang melarang massa mendatangi tempat pemungutan suara. Larangan tersebut berlaku bagi massa yang bermaksud mengintimidasi pemilih di TPS secara fisik maupun psikis serta mengganggu ketertiban dan keamanan di massa pencoblosan.

Sedangkan massa yang terlanjur masuk ke wilayah Jakarta dan melakukan intimidasi akan di pulangkan dan di proses hukum karena telah melanggar maklumat. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan pengerahan massa pada hari pencoblosan nanti di khawatirkan akan membuat ketakutan bagi warga Jakarta.

"Kehadiran massa yang terlalu besar di satu TPS pasti akan memberikan kesan intimidatif baik psikis paling tidak psikologis nah ini tidak boleh itu akan mendownplay atau mempengaruhi prinsip kebebasan dan  kerahasiaan. Prinsip bahwa kita tidak ingin ada pengelompokan massa di TPS-TPS karena TPS itu sudah memiliki sistem pengawasan sendiri ada Panwaslu, Bawaslu ada saksi-saksi kemudian ada pengaman independen ada media dan macam-macam" kata Jenderal Tito Karnavian Kapolri.

Hasil Poling Sementara Pilkada Nyatakan Paslon Anies-Sandi Unggul di putaran kedua

Sejumlah Lembaga Survei merilis hasil poling sementara Pilkada DKI Jakarta Lingkaran survei Indonesia atau LSI merilis survei terbaru terkait elektabilitas Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Hasilnya Anies-Sandi memperoleh suara 51,4% dan Ahok-Djarot 42,7% atau terpaut 8%. Sementara ada 5,9% suara yang belum menentukan pilihan. Survei dilakukan pada 7 hingga 10 April 2017 dengan metode tatap muka terhadap 440 responden.

di putaran kedua
hasil poling sementara Pilkada DKI Jakarta
Saiful Mujani Reaserch and Conselting atau SMRC juga merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas Cagub Cawagub DKI Jakarta. Hasilnya Anies-Sandi mendapat 47,9% dukungan dan Ahok-Djarot 46,9%. Selisih keduanya hanya terpaut 1% sementara ada 5,2% yang belum menentukan pilihannya. Survei dilakukan terhadap 446 orang dengan metode wawancara tatap muka pada periode 31 Maret hingga 5 April 2017.

Anies-Sandi juga unggul berdasarkan hasil poling Lembaga Survei Indonesia dengan angka 49,7% sedangkan Ahok-Djarot 42,5%. Sinergi data Indonesia juga mencatat hasil yang tidak jauh berbeda, keunggulan terhadap pasangan Anies-Sandi di angka 49,20% sedangkan Ahok-Djarot 42,20%. Begitu pula lembaga survei politik Indonesia yang mencatat dukungan 49,80% untuk Anies-Sandi dan 44,10% untuk Ahok-Djarot.

Lingkaran Survei Indonesia merilis hasil survei mereka terkait Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan Anies-Sandi. Dukungan warga Jakarta sebesar 51,49% dalam pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Sementara lawannya pasangan Basuki-Djarot memperoleh dukungan 42,07%. Ada beberapa isu besar yang mempengaruhi dinamika suara dari kedua pasangan kandidat.

"Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salabin Uno akan menang dalam pilkada DKI Jakarta di putaran kedua. Pasangan calon nomor urut tiga Anies dan Sandi berhasil unggul dengan mendapatkan suara sebesar 51,49% sementara lawannya pasangan Basuki-Djarot memperoleh suara 42,07% sisanya 5,9% masih merahasiakan pilihannya mereka.

Hasil survei itu melibatkan jumlah responden sebanyak 440 dan pengumpulan data sejak tanggal 7 sampai 10 April 2017 dengan menggunakan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Bahwa kalau survei-survei sebelumnya itu memperlihatkan bahwa dukungan terhadap Anies-Sandi itu masih di bawah 50% termasuk juga lembaga survei yang lain yang menempatkan Anies-Sandi di bawah 50% tetapi data sekarang kita terbaru itu memperlihatkan bahwa Anies-Sandi di angka 50% lebih ini berarti jika pilkada kemarin dilakukan ini DKI Jakarta akan mempunyai Gubernur baru yaitu Anies-Sandi" ujar Ardian Sopa Peneliti LSI.

Meski tingkat kepuasan terhadap kinerja Ahok cukup tinggi namun persepsi dari warga DKI Jakarta lebih mempersoalkan personaliti Ahok sebagai pemimpin.

Tutup Masa Kampanye, Paslon Anies- Sandi Sambangi Kantor PWNU DKI Jakarta

Cagub DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan mendatangi kantor pengurus wilayah Nahdlatul Ulama PWNU DKI Jakarta. Tujuan ini merupakan penutup kampanye di hari terakhir masa kampanye Cagub DKI Jakarta. Anies Baswedan langsung di sambut oleh sejumlah pengurus PWNU DKI Jakarta di Hutan Kayu Jakarta Timur Kedatangan Anies kali ini sebagai undangan dalam acara sosialisasi hasil muktamar NU ke tiga puluh di lirboyo.
Cagub DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan
PWNU DKI Jakarta
Anies pun tidak luput meminta dukungan dan restu PWNU DKI Jakarta dalam pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Anies menilai seorang pemimpin harus membawa keadilan bagi masyarakat apapun identitasnya. Dalam acara tersebut hadir pula ketua Dewan Suriah PWNU DKI Jakarta KH Mahfudz Asirun.

"jadi kami bersyukur bahwa teman-teman di PWNU DKI Jakarta para Kiyai para Ulama yang sudah berkomunikasi panjang bahkan kita sudah berbicara cukup intensif. Kami percaya bahwa Jakarta ini membutuhkan solusi yang berkeadilan karena itu ikhtiar ini adalah ikhtiar untuk mengembalikan keadilan di Jakarta dan warga Nahdiyin adalah kelompok yang cukup besar yang juga berkepentingan karena pada mereka selama ini perhatian keberadilan itu yang sering kali di rasakan kurang karena itu di sampaikan di dalam pertemuan-pertemuan  kemarin jadi kami melihat saya pribadi melihat Nahdlatul Ulama ini adalah sebuah organisasi yang bukan saja kelasnya Indonesia ini kelasnya dunia dan menjadi rujukan mau liat organisasi ke Islaman yang menghadirkan suasana Rohmatan Alamin nih Nahdlatul Ulama contohnya dan kita ingin nanti ke depannya terus bekerja sama dan memastikan semuanya" ujar Anies Baswedan Cagub DKI Jakarta.

"Tapi saya sebagai Rho'is Syuria PWNU DKI Jakarta berkewajiban menyampaikan menyosialisasikan kepada warga Nahdiyin Kaum Muslimin DKI wajib memilih Gubernur Muslim wajib memilih pemimpin muslim. Komunikasi dengan PBNU itu sudah lebih dari Mu'tamar, Mu'tamar itu seolah-olah kita lebih dari PBNU karena hasilnya. Hasil Mu'tamar dari tahun 1999 itu sudah PBNU" ucap KH Mahfudz Syuriah PWNU DKI Jakarta.

Dicurigai Adanya Ketidakcocokan Data Pemilih, Paslon Anies- Sandi Tolak Penetapan Daftar Pemilih Oleh KPU

Panitia pemungutan suara menerima pengajuan warga yang namanya tidak tercantum pada selama sebulan sejak 6 Maret hingga 6 April. Selama kemutakhiran data KPU juga menerima masukan dari berbagai elemen baik masyarakat maupun tim pasangan calon. Ada penambahan jumlah pemilih tetap terutama pemilih pemula.

"kita mendapatkan angka dari hasil penetapan DPP di tingkat Kabupaten kota pada tangga 4 April yang lalu jumlahnya 7.218.254 yang tersebar di 13.034" ujar Moch Sidik Komisioner KPU DKI Jakarta.

Tim pasangan calon nomor urut tiga Anies-Sandi menolak penetapan daftar pemilih tetap alasannya ada ketidak cocokan antara hasil perhitungan tim mereka dengan KPU. Ada sekitar 150 ribu daftar pemilih tetap invalid di tingkat Kabupaten dan kota. Selain itu tim Anies-Sandi menemukan surat keterangan palsu yang sebenarnya hanya boleh di keluarkan untuk pemilih yang namanya tidak tercantum di tempat pemungutan suara.
Tim pasangan calon nomor urut tiga Anies-Sandi
"yang mengejutkan saya tadi malam mendengar ada penambahan TPS di Timur sebanyak 8 temuan Suket ada indikasi kuat pemalsuan Suket sejumlah awalnya 430 ya sudah sampaikan ini masih dalam perkembangan saya perkirakan mencapai 500"

Meski di tolak oleh tim pasangan calon nomor urut tiga, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap pada pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Alasannya penetapan sudah di lakukan di tingkat Kabupaten dan kota serta sudah di setujui akan tetapi KPU mengakui memang ada invaliditas data KPU juga tidak akan mengubah jumlah daftar pemilih tetap yang telah di putuskan. Alternatifnya akan dilakukan penelusuran DPT yang diduga salah tersebut.

"ya tadi tim paslon tiga menyampaikan yang mereka sebut sebagai pemilih invalid ya mereka sudah sampaikan datanya ke KPU Provinsi DKI dan memang kebanyakan itu pemilih yang dinyatakan invalid itu terkait dengan kode yang terkait NKK dan juga NIK misalnya, mereka meminta agar itu di telusuri dan tadi di sepakati bahwa besok kita akan lakukan penelusuran kembali dengan melibatkan Dutcapil, Bawaslu dan juga kedua tim pasangan calon" ucap Sumarno Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta.

DPT Pilkada DKI Jakarta putaran kedua bertambah 109 ribu pemilih di bandingkan dengan pemilihan putaran pertama pada Februari lalu. Jumlah TPS juga mengalami penambahan sebanyak 11 TPS. Data pemilih tetap Pemilu putaran kedua berjumlah 7.218.254 pemilih yang tersebar di 13.034 TPS.

Hasil Quick Count Pilkada DKI, Anies Unggul Diatas Ahok

Hasil perhitungan sementara yang memenangkan pasangan Anies-Sandi di sambut meriah seluruh pendukung dan simpatisan. Ketua Umum Partai pengusung seperti Harry Tanusudibjo, Abu Rizal Bakri, Sohibul Iman dan sejumlah tokoh mengunjungi rumah Prabowo yang berada di jalan Kerta Negara Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Dalam Sambutannya Prabowo mengucapkan selamat dan rasa syukurnya atas kemenangan pasangan Anies-Sandi.

"DKI Jakarta mendapat Gubernur dan Wakil Gubernur baru, Alhamdulillah hitungannya adalah 57% lawan 42% ada komanya sekian. Saudara-saudara sekalian berapa bulan yang lalu 23 September kita mulai di tempat ini dan hari ini kita juga di sini saya mendapatkan kehormatan untuk mengucapkan selamat kepada Saudara Anies Baswedan dan saudara Sandiaga Uno" ujar Prabowo Ketua Umum Gerindra.
Anies Unggul Diatas Ahok
Quick Count Pilkada DKI

Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno menyerukan kepada seluruh warga Jakarta agar tetap menjaga situasi yang kondusif.

"Fase kampanye, fase perbedaan di sudahi ke depan fase kerja bersama menanti untuk kita bersama-sama seluruh warga Jakarta" ucap Anies Gubernur Baru DKI.

"Selamat sekali lagi untuk Pak Anies dan Pak sandi dan seluruh timses pendukung kita semua sama kita ingin Jakarta baik karena Jakarta rumah kita bersama" kata Basuki Tjahaja Purnama Cagub DKI Jakarta Petahana.

Ahok harus berbesar hati atas Perolehan suara sementara hitungan cepat berbagai lembaga survei yang menyatakan keunggulan Anies-Sandi. Ahok berjanji akan menuntaskan masa jabatannya hingga Oktober mendatang sebelum serah terima jabatan kepada Anies. Para pendukung paslon dua pun di minta tidak kecewa dan tidak berbuat anarkis.

Hasil Quick Count i-news reaserch menunjukkan paslon tiga Anies-Sandi unggul di Pilkada DKI putaran kedua dengan Perolehan angka 59,02% atau selisih 18,04% dari Ahok-Djarot Quick Count i-News reaserch mengambil sempel dari 400 TPS yang tersebar secara proporsional di DKI. Sedangkan hasil resmi rekapitulasi KPU akan di rilis 2 pekan ke depan.