sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

kriminalitas

nasional

ekonomi

politik

peristiwa

Regional

Apple Gandeng Smartfren Dalam Promosikan Iphone 7 Di Indonesia

Smartfren Telkom selaku penyedia telekomunikasi di Indonesia secara resmi menjual produk telekomunikasi perusahaan Apple yakni Iphone 7 dan Iphone 7 plus. Penjualan produk teranyar Apple dengan menggandeng Smartfren ini di karenakan perusahaan Smartfren merupakan perusahaan telekomunikasi yang bisa mengimbangi kecanggihan Iphone 7 Plus. Pasalnya Smartfren memiliki jaringan 4 G LTE yang terluas seindonesia.
Apple Gandeng Smartfren Dalam Pemasaran Produk Iphone 7
Antusiasme warga untuk dapat membeli produk teranyar Apple ini terlihat saat sejumlah warga sudah antre dari pukul 06.00 pagi. Hal ini beralasan karena memang sudah mendambakan kecanggihan produk hanphone teranyar dengan di imbangi jaringan 4 G LTE yang canggih dari Smartfren.

"kan saya penggemar Iphone lagi butuh Hanphone baru juga jadikan Iphone yang sudah masuk resmi yang paling canggih dengan fitur terbaik itukan Iphone 7 ya terus ngambilnya di Smartfren karena memang dia jaringan 4 G LTE nya paling bagus jadi sekalian hanphonenya paling canggih jaringan hanphonenya jugakan harus menunjang juga jadi kita pilih Smartfren yang sudah 4 G LTE ya" ujar Karina Warga Penggemar Iphone.

"saya sangat merasa senang sekali mendapatkan Smartphone Iphone 7 ini di mana di dukung juga dengan jaringan 4 G LTE tercepat untuk Smartfren di Indonesia"

Tidak hanya kalangan masyarakat biasa artis publik figur pun antusias mendambakan Iphoen dan Smartphone di Galeri Smartfren Jalan KH Agus Salim Nomor 45 Sabang Jakarta Pusat. Selain itu dalam acara peluncuran produk terbaru ini juga dilakukan talk show guna dapat menambah wawasan tentang keunggulan produk-produk dari Smartfren.

Pengaruh Dan Bahaya Gadget Bagi Anak Dibawah Umur

Teknologi digital membuat anak-anak kini tidak lagi menyentuh permainan tradisional. Jari-jari kecil mereka lebih sering melekat pada layar smartphone atau tablet dengan pandangan mata serius tertuju pada layar sentuh. Ya keberadaan Gadget ibarat 2 sisi mata uang, di satu sisi memudahkan melakukan banyak hal namun di sisi lain bisa berdampak negatif bagi kondisi fisik dan mental penggunanya terutama bagi anak-anak.
Bahaya Gadget Bagi Anak Dibawah Umur
Peranan Gadget Bagi perkembangan Anak
"kita sekarang ini hidup di era digital di mana memang perkembangan anak-anak harus kita awasi karena ada kaitannya juga dengan perkembangan digital tadi. Memang teknologi membantu tapi jangan lupa bahwa ada efek-efek yang lainnya juga yang mungkin bisa mengarah ke hal-hal yang sifatnya negatif" ujar Ajeng Raviando Psikolog UI.

Dari kaca mata kesehatan anak dampak radiasi sinar biru atau Blue Light yang berasal dari layar Gatget juga bisa menyebabkan mata kering, mata lelah hingga kerusakan pada retina.

"biasanya yang banyak kita jumpai adalah ini matanya ya, anak itu matanya menjadi misalnya sering capek atau kadang pusing ya pusing yang berlebihan kadang kita tidak tahu ini apa penyebabnya gak tahunya karena dia main Gadget yang berlebihan juga penglihatannya juga ya. Bahkan posisi tubuh juga bisa menyebabkan misalnya kenyerian atau sakit pada daerah tertentu misalnya posisi pada saat dia main itu tidak proposionis ya jadi tulang belakangnya juga bisa terganggu" ucap Dr. dr. Nita Ratna Dewanti SP.A Dokter Spesialis Anak.

Berlama-lama bermain gadget juga bisa menghambat pertumbuhan anak bahkan menyebabkan obesitas. Dampak negatif lainnya terutama adalah risiko kejiwaan. Menurut sejumlah penelitian anak-anak yang kecanduan bermain gadget sulit memanage waktu untuk kegiatan lainnya. Di sekolah pun mereka tidak fokus mengikuti pelajaran dan mudah bosan berada di kelas. Di sinilah peran orang tua di tuntut untuk lebih waspada. Orang tua juga harus lebih bijak memberikan fasilitas perangkat elektronik dengan di sertai pengawasan dalam menggunakannya.

Tidak jarang banyak orang tua yang salah kaprah menyikapi kemajuan teknologi bagi anak-anak mereka. Alih-alih menyenangkan anak, perangkat gadget justru bisa berdampak negatif.

"kalau kita lihat ya di zaman sekarang banyak orang tua bahkan sejak bayi sudah memberikan anak-anaknya perangkat gadget tanpa memikirkan akibatnya nantinya" kata Ajeng Raviando Psikolog UI.